Category management adalah suatu proses yang berkesinambungan antara retailer dan supplier untuk mengoptimalkan kinerja/performa dari category agar dapat memberikan kepuasan kepada customer.
Dalam category management ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam membuat hierarchy yaitu:
1. Segment
2. Brand
3. Variant
4. Size
Dari ketiga hal tersebut mana yang akan kita buat dalam first hierarchy tergantung dari category assessment yang kita buat.
Sebagai contoh, kita akan membuat hierarchy susu bubuk (powder milk), pertama-tama kita membuat divinisi dan kriteria dari susu bubuk kemudian membuat assesment apa yang menjadi top mind bagi customer untuk datang ke toko kita mencari susu bubuk, apakah brand, segment, variant atau ukuran (size)?.
Yang diutamakan dan menjadi top hierarchy adalah kriteria produk yang membuat customer meninggalkan toko kita bila produk tersebut tidak ada dan dibawahnya adalah kriteria produk yang dapat digantikan dengan produk lain bila produk tersebut tidak ada.
Berikut diagramnya:
Contoh: Powder milk
Devinisi: Produk yang berbahan dasar susu dan dikeringkan menjadi bubuk.
Pembagian category: Baby, Growing Up Milk (GUM) dan Adult
Maka category decision tree-nya sbb:
Bila di sub category Baby dan GUM milk tidak ada brand yang dicari maka customer dapat pindah ke toko lain oleh karena itu harus mendapat perioritas. Sedangkan di sub category Adult milk tidak demikian, mereka lebih mencari susu yang reguler/added value dari pada brand.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar